Kamis, 04 Juni 2020

mili name news

Dana Anak-Anak bangsa

Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (bahasa Inggris:United Nations Children's Fund, sering disingkat UNICEF) adalah sebuah organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang. Lembaga ini adalah salah satu anggota dari United Nations Development Group, dan bermarkas besar di Kota New York.

Fakta singkat: Singkatan, Tanggal pembentukan …

UNICEF didirikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 11 Desember 1946 dengan nama United Nations International Children's Emergency Fund atau Badan Internasional PBB tentang Dana Darurat untuk Anak-Anak, untuk memberikan bantuan makanan dan kesehatan darurat di negara-negara yang terkena dampak Perang Dunia II. Dokter Ludwik Rajchman dari Polandiasecara umum dianggap sebagai pendiri UNICEF dan mengepalai lembaga ini sejak tahun 1946. Berdasarkan saran dari dr. Rajchman, Maurice Pate dari Amerika Serikat ditunjuk sebagai direktur eksekutif yang pertama, dan bertugas sejak tahun 1947 hingga saat meninggalnya pada tahun 1965. Pada tahun 1953, mandat UNICEF diperluas untuk menangani kebutuhan anak-anak di negara berkembang. Pada tahun itu pula UNICEF ditetapkan sebagai bagian tetap dari Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sejak itu, kata ''international'' dan ''emergency'' dihapus dari nama organisasi, sehingga cukup dikenal sebagai United Nations Children's Fund atau disingkat "UNICEF".

Pendanaan UNICEF bergantung pada kontribusi dari pemerintah negara-negara anggota dan juga donor swasta. Pada tahun 2008, pendapatan keseluruhan UNICEF adalah sebesar US$ 3.372.540.239. Pemerintah negara-negara anggota berkontribusi terhadap dua pertiga dari keseluruhan pendanaan. Perusahaan swasta, lembaga donor, dan sekitar enam juta sumbangan perseorangan berkontribusi terhadap sepertiga bagian lainnya melalui komite-komite nasional. Klub Spanyol FC Barcelona mendukung UNICEF dengan memasang logo badan PBB itu pada seragam para pemainnya tanpa imbalan finansial. Diperkirakan, 92 persen dari pendapatan UNICEF didistribusikan kepada pelayanan terkait program pembangunan. Program-program UNICEF menitikberatkan pada pembangunan di tingkat pelayanan masyarakat, dalam rangka mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. UNICEF dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1965 dan Prince of Asturias Award of Concord pada tahun 2016.

Sebagian besar kegiatan UNICEF berada di lapangan, dengan staf yang bekerja di lebih dari 190 negara dan wilayah. Lebih dari 200 kantor perwakilan negara membawa misi UNICEF melalui program-program pembangunan bekerja sama dengan pemerintah di negara tersebut. Tujuh kantor regional memberikan pendampingan teknis yang dibutuhkan kepada kantor perwakilan negara.

Divisi Pengadaan UNICEF berkedudukan di Kopenhagen dan bertindak sebagai simpul utama distribusi untuk penyaluran barang-barang yang dibutuhkan seperti vaksin, pengobatan antiretroviraluntuk anak-anak dan ibu dengan HIV, makanan tambahan terkait nutrisi, tenda darurat, penyatuan kembali keluarga, dan sarana penunjang pendidikan. Sebanyak 36 anggota dewan eksekutif mengeluarkan kebijakan, menyetujui program kegiatan, dan mengawasi perencanaan terkait administrasi dan keuangan. Dewan eksekutif terdiri dari perwakilan negara-negara anggota yang dipilih oleh Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, untuk masa kerja selama tiga tahun.

Lihat pula

Penghargaan Nobel

Daftar Duta Kehormatan UNICEF Internasional dan Nasional

Anak jalanan

Afghan New Beginnings Programme

Music for UNICEF Concert

Anak musisi

Referensi

TP WEST PAPUA.BLOK MILI NAME MOLA NEBI.

Teori pikiran
Tambah deskripsi judul
Teori pikiran (TP) adalah kemampuan untuk menghubungkan keadaan mental - kepercayaan, intensi, hasrat, berpura-pura, pengetahuan, dan lain-lain kepada diri sendiri dan orang lain dan untuk memahami bahwa orang lain memiliki kepercayaan, keinginan dan intensi yang berbeda dari diri kita sendiri. Kekurangan terjadi pada orang dengan gangguan spektrum autisme, skizofrenia, gangguan hiperaktivitas kekurangan atensi dan juga keracunan-saraf disebabkan penyalahgunaan alkohol.  Walaupun ada pendekatan filosofi terhadap masalah yang diangkat dalam diskusi ini, teori pikiran dalam hal ini berbeda dari filsafat wene.

Definisi
Teori pikiran adalah sebuah teori bahwa pikiran tidak dapat langsung diobservasi.  Anggapan bahwa orang lain memiliki suatu pikiran diistilahkan teori pikiran karena setiap manusia hanya dapat mengintuisi keberadaan dari pikirannya sendiri lewat introspeksi, dan tidak ada orang lain yang memiliki akses langsung terhadap pikiran orang lain. Secara tipikal diasumsikan bahwa orang lain memiliki pikiran dengan analogi yang seseorang miliki, dan berdasarkan interaksi sosial alami timbal-balik, sebagaimana yang diobservasi dalam atensi bersama,  penggunaan fungsi bahasa, dan memahami emosi dan aksi orang lain.  Memiliki teori pikiran membuat seseorang mengatribusikan pemikiran, hasrat, dan intensi kepada orang lain, untuk memperkirakan atau menjelaskan aksi mereka, dan untuk menempatkan intensi mereka. Dalam arti aslinya, ia membuat seseorang untuk memahami bahwa keadaan mental dapat menjadi penyebab - yang digunakan untuk menjelaskan dan memperkirakan - perilaku orang lain.  Kemampuan mengatribusikan keadaan mental terhadap orang lain dan memahaminya sebagai penyebab perilaku menandakan, sebagian, bahwa seseorang harus dapat memahami pikiran sebagai "pembangkit representasi".  Jika seseorang tidak memiliki teori pikiran yang komplet ia mungkin menandakan gangguan kognitif atau perkembangan.

Teori pikiran muncul sebagai potensi kemampuan lahiriah pada manusia, tapi membutuhkan pengalaman sosial dan pengalaman lainnya selama beberapa tahun sampai menghasilkan sesuatu. Orang yang berbeda bisa saja membentuk teori pikiran yang lebih, atau kurang, efektif. Empati adalah konsep yang berkaitan, yang berarti mengenali dan memahami teori pikiran lewat pengalaman, termasuk kepercayaan, hasrat dan terkadang emosi orang lain, sering dikarakterkan sebagai kemampuan untuk "menempatkan diri sendiri di posisi orang lain." Kajian terbaru dari neuro etologis perilaku hewan, menyarankan bahkan tikus mungkin memperlihatkan kemampuan etikal atau empati.

Teori perkembangan kognitif Neo-Piagetian menyatakan bahwa teori pikiran adalah hasil dari kemampuan hiperkognitif yang luas dari pikiran manusia untuk mencatat, memonitor, dan merepresentasikan fungsinya sendiri.

Penelitian terhadap teori pikiran dalam sejumlah populasi yang berbeda (manusia dan hewan, orang dewasa dan anak-anak, perkembangan secara normal dan tidak-khusus) telah tumbuh secara cepat dalam 30 tahun terakhir sejak tulisan Premack dan Woodruff, "Does the chimpanzee have a theory of mind?" (Apakah simpanse memiliki teori pikiran?). Munculnya bidang ilmu neurosains sosial juga telah memulai mengawali debat ini, dengan membayangkan manusia yang sedang melakukan pekerjaan mengharapkan pemahaman dari suatu intensi, kepercayaan atau keadaan mental orang lain.

Laporan alternatif dari teori pikiran dibawakan oleh instrumental psikologi dan memberikan bukti empiris penting bagi fungsi perspektif pembawaan dan empati. Pendekatan instrumental yang paling berkembang dikembangkan dalam penelitian mengenai relasi respon turunan dan digolongkan dalam apa yang disebut, "Teori Kerangka Rasional." Menurut pandangan tersebut empati dan perspektif bawaan terdiri dari suatu set kompleks dari kemampuan relasional turunan berdasarkan pada pembelajaran terhadap diskriminasi dan respon secara verbal ke relasi yang lebih komplek antara diri sendiri, orang lain, tempat, dan waktu, dan transformasi fungsi lewat relasi yang telah terhubung. 

Akar filosofi
wene ambileck wenda.

mili name news

Dana Anak-Anak bangsa Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (bahasa Inggris:United Nations Children's Fund, sering disingkat UNICEF)...